Pantangan Penyakit Tipes

penyakit-tipes-300x272Pantangan Penyakit Tipes. Tifus atau tipes, merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella Typhi. Biasanya bakteri ini menempel pada makanan atau minuman, sehingga bagi yang mengkonsumsinya akan terserang penyakit ini. Penderita tipes di sarankan tidak boleh banyak bergerak atau istirahat secara total, dan memakan-makanan yang lembek atau encer seperti bubur untuk memudahkannya mencerna makanan. Ada pun salah satu pengobatan untuk penyakit tipes adalah menghindari pantangan-pantangannya, dan berikut adalah pantangan untuk penderita tipes.

Pantangan Penyakit Tipes

  • Makanan Berlemak

Seperti yang kita ketahui, makanan berlemak akan lebih lama di cerna di bandingkan makanan yang berkarbohidrat. Jika penderita tipes mengkonsumsi makanan berlemak alhasil akan penderita tipes yang awal mulanya memang menderita usus yang bermasalah maka akan menyebabkan peradangan usus yang lebih parah, hal tersebut dikarenakan makanan yang berlemak melakukan pencernaannya di usus bukan di lambung seperti halnya makanan karbohidrat. Dengan begitu, kesembuhan pasies penderita tipes pun akan mengalami proses yang lama bahkan kematian.

  • Makanan Pedas

Makanan pedas jika di konsumsi akan menyebabkan rasa panas di dalam perut, begitupun dengan penderita tipes yang mengalami luka pada bagian usus akibat salmonella thypi (bakteri penyebab tipes) jika di beri makanan pedas maka akan mengalami pembengkakan serta pendarahan. Hal ini juga akan mengakibatkan lamanya proses penyembuhan.

  • Minuman Bersoda

Karborasi minuman bersoda pada perut akan mengakibatkan naiknya kada asam lambung, yang dapat memperparah keadaan usus sehingga melambatkan proses penyakit tipes. Untuk itu jauhkan lah minuman ini selagi anda ingin mendapatkan kesembuhan yang cepat. Serta jika tidak ingin terserang penyakit datang lagi, alangkah baiknya untuk mengganti minuman tersebut dengan minuman sehat seperti jus dan air putih.

  • Kopi

Sepertihalnya minuman bersoda, kopi juga dapat memicu naiknya asam lambung, lalu bagaimana dengan penyakit tipes yang mengkonsumsi kopi? tentu dapat anda bayangkan bukan? Usus yang sedang bermasalah jika di beri mengalami keasaman lambung yang tinggi akan menimbulkan mukosa usus tergerus sehingga terjadi pendarahan dan penyakit tipes juga dapat diyakinkan akan lama proses penyambuhannya.

Protein ini bermanfaat dan berguna sebagai sumber tenaga pada penderita tifus tersebut. Berikut ini beberapa sumber protein yang baik bagi penderita tifus :Pantangan-Makanan-Bagi-Penderita-Bibir-Vagina-Bengkak

  1. Daging ayam rebus
    Daging ayam merupakan salah satu sumber protein yang tinggi. Apabila digabungkan dengan jenis makanan lain, maka dapat memenuhi kebutuhan nutrisi karbohidrat dan protein yang cukup bagi penderita tifus. Bagian dada ayam juga sering dijadikan makanan rendah kalori yang baik untuk di konsumsi.
  2. Margarin
    Margarin memiliki sedikit kandungan protein dan lemak. Lemak ini juga dibutuhkan oleh tubuh penderita tifus untuk menambah energi tubuh. Namun, perlu diperhatikan agar penggunaannya tidak berlebihan.
  3. Tahu
    Sebagai bahan olahan dari kacang kedelai, sudah tentu tahu memiliki kandungan protein yang tinggi dan baik bagi penderita tifus. Selain itu, tahu memiliki tekstur yang sangat lembut, yang akan membuat penderita tifus mudah mencernanya.
  4. Kacang kedelai
    Seperti diketahui, kacang kedelai memiliki kandungan protein nabati yang tinggi dan baik untuk tubuh. Kacang kedelai rebus, bisa di konsumsi sebagai tambahan protein bagi penderita tifus.
  5. Ikan rebus
    Ikan rebus atau ikan yang di tim akan sangat nikmat untuk di konsumsi. Selain itu, ikan juga memiliki kandungan protein hewani yang baik untuk pemenuhan kebutuhan energi dan juga jenis ikan salmon banyak di konsumsi sebagai makanan penambah berat badan.
  6. Hati ayam
    Hati ayam, selain lunak dan mudah dicerna juga memiliki kandungan protein yang tinggi dan cukup untuk memenuhi kebutuhan protein pasien penderita tifus.

Berikut Ini Beberapa Ciri-ciri gejala penyakit tipes kambuh

  • Demam lebih dari seminggu. Siang hari biasanya terlihat segar namun menjelang malamnya demam tinggi.
  • Lidah kotor. Bagian tengah berwarna putih dan pinggirnya merah. Biasanya anak akan merasa lidahnya pahit dan cenderung ingin makan yang asam-asam atau pedas.
  • Mual Berat sampai muntah. Bakteri Salmonella typhi berkembang biak di hati dan limpa, Akibatnya terjadi pembengkakan dan akhirnya menekan lambung sehingga terjadi rasa mual. Dikarenakan mual yang berlebihan, akhirnya makanan tak bisa masuk secara sempurna dan biasanya keluar lagi lewat mulut.
  • Diare atau Mencret. Sifat bakteri yang menyerang saluran cerna menyebabkan gangguan penyerapan cairan yang akhirnya terjadi diare, namun dalam beberapa kasus justru terjadi konstipasi (sulit buang air besar).
  • Lemas, pusing, dan sakit perut. Demam yang tinggi menimbulkan rasa lemas, pusing. Terjadinya pembengkakan hati dan limpa menimbulkan rasa sakit di perut.
  • Pingsan, Tak sadarkan diri. Penderita umumnya lebih merasakan nyaman dengan berbaring tanpa banyak pergerakan, namun dengan kondisi yang parah seringkali terjadi gangguan kesadaran.

Sumber